10 Cara Bijak Menjawab Pertanyaan "Kapan Nikah?" saat Lebaran

Para jomblo wajib baca! Agar lebaran tak lagi "horor" dengan pertanyaan "Kapan nikah?". 

Lebaran sebentar lagi. Lebaran adalah momen yang penuh dengan keceriaan, kebersamaan, dan juga kehangatan keluarga. Namun bagi sebagian orang, lebaran menjadi momok tersendiri karena akan dihadapkan pada pertanyaan menakutkan, yaitu "Kapan nikah?". Dengan sikap bijak dan taktis, teman-teman dapat menghadapi pertanyaan ini tanpa harus merasa terganggu atau tertekan. 



Berikut adalah beberapa cara bijak untuk menjawab pertanyaan tersebut:

Tetap ramah

Ketika mendapat pertanyaan "Kapan nikah?" saat Lebaran, sikap terbaik adalah dengan tetap tersenyum dan bersikap ramah. Meskipun pertanyaan tersebut bisa jadi membuat merasa tidak nyaman, menjaga sikap terbuka akan membantu menjaga suasana yang hangat dan positif di tengah pertemuan keluarga.

Ucapkan terima kasih

Sampaikan rasa terima kasih atas kepedulian orang yang bertanya. Teman-teman bisa mengatakan sesuatu seperti, "Terima kasih atas pertanyaannya. Saya akan kasih kabar kalau sudah pasti."

Jawaban sederhana

Teman-teman tidak perlu memberikan detail pribadi atau alasan mengapa belum menikah. Jawaban sederhana seperti, "Saat ini masih fokus pada karier dan pengembangan diri," sudah cukup untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Berdalih

Jika merasa tidak nyaman dengan pertanyaan tersebut, alihkan perhatian dengan bertanya balik tentang hal-hal lain yang lebih umum atau menyenangkan, seperti pekerjaan terbaru mereka, rencana liburan, atau hal-hal positif lainnya.

Jawab dengan bercanda 

Jika suasana memungkinkan, bisa merespons dengan candaan yang lembut. Misalnya, "Hehe, tunggu saja ya, mari kita nikmati Lebaran terlebih dahulu."


Santai saja

Ingatlah bahwa pertanyaan "Kapan nikah?" seringkali diajukan dengan niat baik dan keinginan untuk berbagi kebahagiaan. Jadi, jangan terlalu dipikirkan atau dijadikan beban berat.

Buka komunikasi

Jika tetap merasa nyaman, gunakan pertanyaan tersebut sebagai kesempatan untuk membuka komunikasi lebih lanjut tentang rencana masa depan dengan keluarga. Namun, pastikan untuk melakukannya tanpa tekanan dan dalam suasana yang santai.

Sedikit "sombong" 

Terkadang pertanyaan "Kapan nikah" memang sangat menyebalkan. Alihkan perhatian pada hal-hal positif dalam hidup saat ini. Misalnya, pencapaian karier, hobi baru, atau pengalaman menyenangkan yang baru saja dialami.

Hormati privasi orang lain

Mungkin ini agak kasar, namun cukup efektif membuat orang lain berhenti bertanya. Katakan bahwa keputusan untuk menikah adalah urusan pribadi setiap individu. Jadi, hindari bertanya terlalu banyak atau mendorong seseorang untuk memberikan detail yang tidak diinginkan.

Mohon doanya

Last but not least, jawaban berikut ini tampak pendek dan tulus tanpa menyinggung perasaan orang yang bertanya. "Mohon doanya". Terkesan sedang merencanakan sebuah pernikahan, walaupun entah kapan. 


Pertanyaan "Kapan Nikah?" mungkin merupakan bagian dari percakapan yang sering muncul saat berkumpul dengan keluarga besar, terutama saat Lebaran. Namun, dengan sikap bijak dan tanggap, teman-teman dapat menjawabnya tanpa harus merasa terbebani atau merusak suasana kebersamaan. Yang terpenting adalah menjaga komunikasi yang positif dan menghargai privasi serta pilihan masing-masing individu.

Untuk teman-teman yang "mantan jomblo", boleh juga kasih tambahan di kolom komen ya!
Previous Post
24 Comments
  • Agustina Purwantini
    Agustina Purwantini April 4, 2024 at 4:48 PM

    Kapan nikah?
    Dijawab, kapan kaya? Sejak dulu kok gitu2 aja.

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com April 6, 2024 at 7:24 PM

      Wakakak

  • Fanny_dcatqueen
    Fanny_dcatqueen April 6, 2024 at 4:18 AM

    Kalo aku di fase ditanyain kapan nambah anak. Padahal udah sepasang, masih dikira kurang 🤣🤣🤭. Yg paling sebel, yg nanya biasanya ga punya anak. Makin gondok jadinya. Kalo mood ku baik, aku jawab becanda mba. Tapi jgn tanya kalo aku lg badmood, bisa kuajakin ribut 😂

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com April 6, 2024 at 7:24 PM

      Waduh

  • Naufal Al R
    Naufal Al R April 8, 2024 at 1:27 AM

    Wah, beruntungnya para anak-anak yang seumuran ku di keluarga belum ada yang menikah, jadinya masih tergolong langka pertanyaan itu. Sebab biasanya pertanyaan itu ditanyakan dalam upaya membandingkan. hehehe. Tapi emang agak ngeselin sihh kalo ditanyain itu dan ketika dijawab malah gak ada respon lanjutannya, kaya seolah basa basi aja.

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com April 11, 2024 at 3:26 PM

      Beruntung

  • Iim Rohimah
    Iim Rohimah April 9, 2024 at 1:00 AM

    Saya pernah punya jawaban default buat pertanyaan kapan nikah. Hasilnya bisa bikin nyaman dan malah jadi santai gitu. Jawabannya adalah "saya bentar lagi nikah dibanding dulu" Haha..

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com April 11, 2024 at 3:25 PM

      Wakakak

  • lendyagasshi
    lendyagasshi April 10, 2024 at 6:14 PM

    Horor banget pertanyaan ini.
    Di keluargaku ada yang terlambat menikah dan setiaaap kerumah sesepuh, suka adaaa aja. Uda bukan pertanyaan lagi sii.. lebih e tausyiah, "Kenapa gak menikah? Ada kesulitan kah berkenalan dengan lawan jenis...." dll.

    Giliran sekarang uda dapet jodoh, ada lagi pertanyaan lain.
    "Kudu diselidiki dulu bibit bebet bobotnya. Lulusan mana.." dll.

    Intinya memang keluarga selalu menginginkan yang terbaik sii..
    Tapi kadang bumbunya bikin giung kehidupan yang bersangkutan. Too much!

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com April 11, 2024 at 3:25 PM

      Lebih ke basa-basi gak penting sih

  • Ainun
    Ainun April 10, 2024 at 7:03 PM

    aku yang udah gede begini sekarang kalau diajakin ke acara keluarga agak males mbak, ujung-ujungnya pertanyaan "kapan" pasti dilontarkan oleh om-omku
    kadang aku senyumin, kadang aku jawab sambil bercanda dan rasanya ga mau lama-lama disana

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com April 11, 2024 at 3:26 PM

      Peluuuk

  • Okti Li
    Okti Li April 12, 2024 at 3:37 AM

    Mantap betul nih idenya. Kalau ada yg tanya, Jebres aja pakai jawaban yang bikin penanya skak ster deh..hehehe...
    Pasti mereka bungkam setelahnya

  • bu guru
    bu guru April 12, 2024 at 3:43 AM

    Jawab aja lah dengan santai karena menikah bukan perlombaaan... Ah sebel aku klo ada yang nyolot nanya kapan nikah, zzzz

  • Ririn Wandes
    Ririn Wandes April 13, 2024 at 4:10 PM

    Maunya memang selalu menjawab dengan bijak saja dan tetap senyum ramah. Susah banget nanti kalo dibawa emosi justru momen lebaran ga asik ya kan, Kak.

  • lylamanzila
    lylamanzila April 13, 2024 at 4:20 PM

    aduh deh pertanyaan musiman tiap tahun "kapan nikah" kapan punya anak". kembali lagi ke sudut pandang yang bertanya dan yg menjawab. kalo jawabnya sama sama sensi, bisa bisa perang dunia pas lebaran dong haha

  • Putu Felisia
    Putu Felisia April 13, 2024 at 8:47 PM

    Puji Tuhan sudah melewati fase mana pacarnya, kapan nambah anak, mana suaminya, dan gak mau ngulang lagi hahaha

  • Priyani Kurniasari
    Priyani Kurniasari April 13, 2024 at 9:07 PM

    Dulu ada candaan lumayan sarkas di jaman aku masih belum nikah kak. Jadi kalau ditanya kapan nikah, balik nanya aja kapan mati..
    Sama-sama pedes..

  • Yanti Alif
    Yanti Alif April 14, 2024 at 12:36 AM

    Sebenarnya pertanyaan kapan nikah bentuk perhatian sih cma kalau sering nanyanya kok kepo bngt ya tanggapin dengan santai aja jwab sambil bercanda atau balik nanya

  • sarrahgita
    sarrahgita April 14, 2024 at 1:14 AM

    haha, pertanyaan kapan nikah ini kayaknya jadi semacam 'terror' yang biin para jomblowan dan jomblowati malas menghadiri acara keluarga ya. dan tips2 jawaban diatas lumayan ampuh juga tuh tuk dijadikan jawaban, walau ada kalanya tergantung mood kita juga haha

  • Fenni Bungsu
    Fenni Bungsu April 14, 2024 at 11:58 AM

    memang sesuatu dah kalau udah pakai pertanyaan kapan, jadinya kudu pakai jurus jitu buat menjawabnya hehe

  • Hastin Pratiwi
    Hastin Pratiwi April 14, 2024 at 4:13 PM

    Hihiiii... Sebenarnya ini termasuk "budaya basa-basi" masyarakat kita, seperti buka puasa bersama, ngasih THR ponakan, dsb. Jadi ya kalau mau dihilangkan agak syusyehhh yaa. Kitalah yang harus mengubah respons diri dan woles aja dengan pertanyaan itu.

  • Amir
    Amir April 14, 2024 at 4:19 PM

    Menurutku sih jawab mohon doanya saja. Dan akan lebih berat lagi kalau udah nikah ditanya kapan punya anak, dan seterusnya.

  • @blogger_eksis
    @blogger_eksis April 14, 2024 at 6:07 PM

    Usia kepala 3 dan belum menikah juga sudah pasti sering mendapat pertanyaan KAPAN?

    Aku sih cukup menjawab santai "Siapin dulu saja amplop yang ada isinya" hahaha

Add Comment
comment url